"Lepaskan hedset saat pemgamen sedang bernyanyi"
irtoh

Rudiantara Menkominfo Baru Kabinet Kerja Presiden Jokowi

Presiden Jokowi telah mengumumkan menteri-menteri pilihannya di Kabinet Kerja. Untuk posisi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Presiden Jokowi menunjuk Rudiantara. Rudiantara menggantikan Menkominfo sebelumnya yakni, Tifatul Sembiring.

Menkominfo Rudiantara

Sebelum Rudiantara terpilih ada beberapa nominasi calon Menkominfo yang beredar di masyarakat, yakni Niken Widiastuti (Dirut RRI), Richardus Eko Indrajit (Ketua APTIKOM), Gatot S. Dewa Broto (Deputi Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Mantan Humas Kemenkomifo) ataupun Onno W. Purbo (Akademisi dan Praktisi TI).

Rudiantara meraih gelar sarjana pada tahun 1984 di Universitas Padjadjaran. Dan meraih gelar MBA pada tahun 1988 dari IPPM, Universitas Indonesia.

Rudiantara sebelumnya pernah berkarir di Telkomsel, Excelcomindo (XL Axiata) dan Telkom. Posisi terakhir adalah komisaris Indosat. Yang menarik, Rudiantara tak selalu berkarir di bidang telekomunikasi, beliau sempat menjabat wakil direktur utama Semen Gresik dan wakil direktur utama Perusahaan Listrik Negara (PLN). Saat ini, Rudiantara menjabat sebagai komisaris Indosat dan juga masih menjabat di beberapa perusahaan lain.

Pelantikan Rudiantara rencananya akan dilakukan pada hari Senin ini, 27 Oktober 2014 pukul 11.00 WIB. Ada banyak tantangan IT yang harus diatasi, tak melulu soal “internet cepat”, banyak infrastruktur IT yang musti ditingkatkan. Penulis sendiri tertarik apakah Menkominfo memiliki program untuk mengatasi pembajakan? Membajak merupakan kebiasaan buruk masyarakat. Pembajakan dianggap merupakan hal biasa. Rudiantara memiliki waktu 5 tahun untuk berjuang merubah habits buruk tersebut.

R10

4 comments on “Rudiantara Menkominfo Baru Kabinet Kerja Presiden Jokowi

  1. budiman says:

    selamat menjalankan tugas baru, sukses selalu !

  2. Cahya says:

    Piracy is art :v

    Sebelum itu harus ada sebuah standar baru yang bisa menjadi solusi dari ketergantungan akan software bajakan. Baru bisa banting stir.

    • R10 says:

      Standar baru bisa menyimpan dokumen semacam ODF, SVG. Jadi jangan disimpan di file “mainstream” docx, cdr nanti masyarakat “tergoda” membajak kembali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Handphone dan Teknologi
Hptekno. All rights reserved.
Pondok Tirta Mandala
blok S3 no 11
Depok
info@hptekno.com
Phone 0856 9430 2642